gagal ke Dieng? gagal wisata memutari Jogja? gagal melihat luar biasanya sunrise Bromo? ngga ada budjet buat gadget baru? gagal berpetualang ke alam liar? Migran gara-gara semua angan-angan belum bisa terwujud? 

sudahlah kalo bisa makan, ibadah lancar, nafas ngga ada ganjalan wajib buat bersyukur. 

Alhamdullilah saja insyaAllah pasti ada tambahan rezeki tak terduga kalau kita usaha dan percaya.

Ingat kalau kamu masih hidup tandanya masih ada jatah rezeki buatmu.

semangat berusaha :)


posted 8 hours ago with
reblog

Tumblr ini ibarat wadah besar tanpa batas

wadah buat semua emosi anak manusia yang tidak tau entah kemana akan membuangnnya, sedangkan dia harus terlihat baik-baik saja dihadapan kumpulan manusia 


posted 2 days ago with
reblog

aku bukan gadis yang istimewa

Malam ini, aku merasakan keheningan yang menyenangkan

Tenang dan damai. 

Aku ingin sedikit bermanja dengan Tuhanku dimalam yang diagungkannya.

Menceritakan sedikit kegundahan akan orangtuaku dan keluargaku,

Menceritakan akan kekhawatiranku akan masa depanku

Menceritakan kecintaanku pada keluargaku, kecintaanku pada kehidupanku bersama orang beriman lainnya

Kecintaanku pada teman-temanku, kecintaanku pada bintang-bintang fajar, kecintaanku akan bidang pendidikanku

Kecintaanku pada buku-buku, dan kecintaanku dalam menantimu

Aku mendoakanmu dalam setiap tengaadahan tanganku. Allah pernah berfirman “salahsatu waktu yang paling mustajab untuk berdoa adalah selepas sholat wajib” 

iya, salahsatunya diwaktu itu. Aku juga sering berdoa agar kamu juga mendoakan aku menjadi sebaik-baiknya wanita. 

Membuatmu bangga menjadi tempat pulangmu, diatas semua kekurangnku yang teramat banyak.

Aku pernah menyerah untuk berdoa tentangmu, kamu yang aku yakin ada walau tidak tau siapa.

Aku berfikir aku ini bukan gadis yang istimewa tapi aku sangat berani berangan tentang kamu begitu sempurna.

waktu itu aku membaca tumblr seorang teman yang nyaris tak mau menganggapku teman. Dia telah menikah dengan seorang wanita yang menurutku nyaris sempurna.

Dia menyebutkan sebuah dalil tentang “wanita itu dinikahi karena empat hal,  karena nasabnya,  karena kekayaanya,  karena kecatikannya, dan karena agama. Dan yang paling beruntung adalah menikahi karena agamanya. bagaiman jika kita mendapat keempatnya?”

kurang lebih demikian isinya, aku tau tetang dalil itu. Aku teringat diriku sendiri. Iya, dia beruntung mendapatkan keempatnya, sedangkan aku ? aku lebih pantas dikatakan tidak memiliki keempatnya secara sempurna.

Aku bukan keturunan dari nasab seorang bangsawan, konglomerat atau golongan kaum darah biru. Aku juga bukan perempuan yang memiliki banyak harta atau anak orang kaya raya. Aku juga bukan perempuan yang cantik, bukan perempuan yang secara fisik menjadi idaman banyak laki-laki. Aku tidak terlalu tinggi dan tidak seputih orang korea yang mulus. Aku bahkan selalu dibilang seperti anak-anak.

Dan yang membuat hatiku miris, aku, apakah memiliki pemahaman agama yang baik? hatiku menjawab belum, saat aku menanyainya. 

Umurku sudah berkepala dua, bukan usia untuk bermain-main pada kehidupan tapi saatnya belajar dan menikmati kehindupan yang sesungguhnya. 

Mungkin menikah adalah hal pembicaraan yang dewasa tapi, mau tidak mau suka tidak suka pasti akan ada dikehidupan manusia normal.

Sedangkan aku sendiri mengetahui hukumnya bahwa dalam agama “menikah itu menyempurnakan separuh agama”. Semua perbuatan didalamnnya adalah ibadah dan merupakan pahala yang luar biasa.

Saat aku mengaji pernah mendengar dalil yang menyebutkan “serugi-ruginya orang muda adalah yang meninggal dalam keaadaan lajang”, dan itu sohih (khadist yg sah). Kalian pasti bisa mengertikan maksudnya? seberapa penting menikah bagi orang muslim karena itu ibadah yang sangat mulia. 

Belum lagi aku pernah mengkaji khadist yang mencerikan bahwa, “jika ada yang harus disembah bagi wanita selain Allah maka wanita harus sujud pada suaminya”. kuranglebih begitu isi khadistnya.

Betapa suami adalah surga bagi seorang istri. Aku perempuan yang bisa dikatakan calon istri juga. 

Suatu hari nanti aku mau dinikahi karena apa? nasab tak mungkin, harta juga tidak, kecantikan apalagi? agama masih standart!

untuk mengubah nasab memang tak akan mungkin, kekayaan masih bisa diusahakan namun itu tidak bersifat kekal dan tidak elagankan dinikahi karena harta? kecuali laki-laki itu matre dan mataduitan. kecantikan? bagaimanapun usahanya,cantik tidak kekal dan aku tidak akan bisa berubah jadi secantik Dian Sastro atau Raisa kan?

Satu-satunya jalan adalah karena agama, dan itu adalah yang paling agung. Itu masih bisa diubah dan diusahakan serta insyaAllah bisa bersifat kekal.

Aku berfikir harus menjadi wanita yang cerdas agar bisa mengimbangimu yang selalu aku bayangkan dengan sempurna.

Aku harus mencari banyak ilmu agar aku bisa sepadan denganmu. Aku mencoba makin mendalami agamaku dan aku mempersiapkannya agar kelak jika anak kita bertanya tentang banyak hal akan agama ini aku bisa menjawab dan menjelaskan dengan benar seperti orangtuaku. saat aku bertanya mereka selalu bisa menjawab.

Aku ingin mejadi perempuan yang bisa kamu banggakan karena dengan ilmu agama aku bisa menjadi perhiasan dunia bagimu, Tapi lihat, aku belum sebaik itu. Untuk menjemputmu yang nyaris sesempurna dalam angan-anganku aku merelakan diri menyendiri beberapa waktu setelah kelulusanku (insyaAllah)  menimba ilmu yang bermanfaat sebanyak-banyaknya disela-sela umurku untuk hidup lama bersamamu. ya, semoga Allah memberiku umur panjang agar bertemu denganmu.

Saat aku sadar aku hidup didunia yang tidak banyak diambil oleh perempuan lainnya, Aku memilih dunia yang lebih menantang yang kebanyakan laki-laki ada disana. Aku sulit menjaga diri. Aku bukan wanita yang bisa diam dirumah dan menyukai hal yang teduh-teduh.

Diterik matahari dan digitan peta-petalah dunia yang aku inginkan, tapi aku sudah merencanakan pekerjaan yang bisa memudahkanku jadi ibu rumah tangga kelak.

iya, mengedukasi sambil menjadi istri. Biar aku jelaskan saat kita sudah berjumpa nanti. Aku sudah menyusun rencana kehidupanku hingga sepuluh tahun lagi dengan rapi.

Tapi, ternyata jadi wanita sholihah itu sulit ya?!

Aku belum bisa rajin berpuasa sunah, aku juga tidak rutin sholat dhuha dan sholat malam. Terkadang aku juga kesiangan bangunn, aku juga tidak setiap hari membaca Qur’an. 

Aku juga belum bisa menjaga pergaulan antaralaki-laki dan perempuan yang semestinya dalam islam. 

saat aku menyadari aku seburuk itu, aku sempat berhenti memintamu. Aku merasa tidak pantas dan biasanya keinginan yang terlalu tinggi justru membuat kecewa.

Aku takut kecewa karena jika kamu tak sesuai keinginanku. Tidak adilkan jika aku yang serba tidak ada lebihnya memiliki kamu yang sempurna seperti dalam angan-anganku?

orang yang baik dengan orang yang baik. Aku? entahlah aku menulis sepanjang ini agar orang enggan membaca dan kelak hanya kamu yang akan membaca ini karena aku.

Maaf aku tidak bisa menjadi perempuan yang sehebat bayanganmu. Aku hanya perempuan biasa yang tidak punya sisi istimewa yang bisa dibanggakan seperti perempuan istri temanku tadi. 

Maaf jika kamu menyesal dan kecewa dengan keputusan Allah membersamakanmu dengan perempuan semacam aku ini.

Aku sedang berusaha, setelah ini, aku mencoba menghilang dari kehidupan dunia ini beberapa saat untuk menguji diriku sendiri seberapa hebat nyaliku untuk kehidupan nyata setelah ini. Seberapa banyak ilmu yang akan aku bawa untuk keluargaku nanti.

Aku bersabar menunggumu dengan berusaha memperbaiki diri untuk sepadan denganmu. Kamu,berbenahlah. Jadilah sesempurna angan-anganku. Satukanlah doa kita dilangit. Jika aku masih tak sesempurna bayanganmu maka maafkanlah aku wahai calon pintu surgaku.Aku bukan gadis yang istimewa. 


posted 4 days ago with 1 note
reblog
Teruslah beralasan pergi hanya karena ingin mencari sesorang yg tepat untuk dicintai. Hingga pada akhirnya, kehilangan akan mengajarkanmu siapa yg sebetulnya kamu cari.
— (via mbeeer)

posted 4 days ago with 158 notes
reblog
originally mbeeer
Pray. Because many questions can’t be answered by Google.

(via kuntawiaji)

Lets pray, buddy ;)


posted 6 days ago with 766 notes
reblog
originally kuntawiaji

Ini adalah cerita tentang wisuda sahabat sahabat kami, Devi, mila dan mbak Hesti, juga teman kami yang lain fitria dan riska 

semangat berkarya para Diponegoro muda


posted 1 week ago with
reblog

Sedikit Keceriaan lebaran Idul Fitri tahun ini di komplek


posted 1 week ago with
reblog

Bintang Fajar

Pagi ini di Kala fajar selepas subuh,

Langit begitu ceria, bintang gemintang terang

Inilah suasana rumah yang selalu aku rindukan

saat akan menuju atau pulang dari masjid saat subuh 

Menatap langit musim kemarau, indah penuh cahaya

semburat garis merah muda tipis diufuk timur seakan melintang dibawah langit fajar yang bersih penuh bintang 

kerlap kerlip yang saaaangat terang, berbagai rasi bintang dan gugusan yang membentang bersinar

Oh, nikmat Tuhanmu mana yang kamu dustakan

Dihalaman depan rumah aku membiarkan tubuhku berada tepat dibawah bintang-bintang agar leluasa memandang kerlap-kerlipnya dari berbagai arah.

Angin fajar yang sejuk aku biarkan menusuk kulit 

Aku nikmati dinginnya dan aku biarkan sedikit mengombang ambingkan badannku diantara kesejukan fajar

Aku sangat suka cerita tentang bintang, mitos nama-nama rasi mereka. semuanya.

Saat aku masih SMA dulu aku sangat suka langit musim kemarau, bintang akan lebih terang menggantung dilangit.

Akan ada rasa lebih tenag saat melihat bintang-bintang yang terang

Mungkin karena singgasana Tuhanku ada diatas sana yang pelataran istananya dihiasai gemintang terang 

Ada rasi bintang yang jadi favoritku, bintang yang berderet tiga dan bintang yang menyerupai layang-layang

carilah, mungkin bintang favorit kita sama 


posted 1 week ago with
reblog

"God says don’t worry about the future.  He is the Author of your life and has already written the final chapter."

Max Lucado

(via societykillscreativity)


lost about what?

Entah mengapa saat mendengarkan lagu run to you (lasse lindh) seakaan aku kembali pada sesuatu yang hilang dikehidupanku, Ada rasa nyaman seakan-akan aku pernah singgah pada suatu hal disana. Apa? aku juga tidak tau, seolah-olah mengingatkan aku pada sesuatu yang tidak aku tau apa itu, merindukan sesuatu yang tidak aku tau apa yang aku rindukan, tapi nyaman saja seperti pada sesuatu yang hilang. Yah, apalah arti sebuah lagu. Mungkin orang yang kesepian dan sedang khawatir dengan masa depannya sering mengalami seperti ini, itulah yang sellau aku ucapkan untuk menghibur diri. memang, aku ini pribadi yang punya banyak imajinasi. cita-cita menjadi penulis dari sedari kecil belum jadi perhatian totalku. Tapi, sepertinya saat kita sedang khawatir pada sesuatu yang kita sebut masa depan memang membuat kita berfikir yang tidak-tidak. semoga bukan aku saja yang seperti ini yang selalu tanya

Aku ini kenapa?

Aku ini kehilangan apa?

Apa yang aku rindukan?

Apa yang aku khawatirkan?

totally i’m human in my own world

maklumilah keanehan saya


posted 1 week ago with 1 note
reblog
1 of 101 »
theme by heloísa teixeira